Spiga

Suami Setia

Ada cerita sebuah keluarga yang sangat harmonis suaminya sangat setia dengan istrinya apapun kemauannya selalu dituruti. Pada suatu saat istrinya meninggal dunia, sang suami sangat sedih, pada hari pemakaman, setelah istrinya dikuburkan, sang suami mengkipas-kipasin terus kuburan istrinya sambil menangis, banyak orang kebingungan kenapa sih kuburannya dikipasin terus.

Setelah beberapa jam pihak keluarga datang lagi untuk mengajak sang suami ini untuk pulang.

Keluarga : "Sudahlah mas relakan saja istrimu jangan dikipasin begitu..."

Suami : "Tinggalkanlah ! Biarkan saya sendiri disini !"

Karena khawatir dan diajak pulang nggak mau, maka pihak keluarga memanggil Pak haji untuk minta bantuannya.

Pak Haji : "Mas kamu tidah usah seperti itu, yang sudah pergi biarlah berlalu marilah kita pulang!"

Suami : "Saya bukannya tidak mau pulang, saya menuruti permintaan istri saya, kalau mau nikah lagi tunggu kuburannya kering!"


Denda 3 Juta

Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor sapi.

Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan bertanya, "Setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?"

Peternak menjawab, "Oh saya beri makan rumput-rumputan saja".

"Kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini secara tidak layak!!" kata si petugas. "Bapak saya denda 2 juta".

Akhirnya selang beberapa hari kemudian petugas tadi datang kembali dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak.

"Bapak beri makan apa sapi-sapi ini?" kata si petugas.

Si peternak menjawab, "Saya beri makan keju, hamburger dan susu."

"Kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan di luar batas sewajarnya..!!" kata si petugas.

Akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama kepada si peternak.

"Bapak beri makan apa sapi-sapi ini..??" tanya si petugas.

Akhirnya karena takut didenda lagi si peternak menjawab, "Begini pak.. Setiap hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga ribu rupiah, terserah mereka mau makan di mana..!!!".

Apa yang Paling Cepat

Pertanyaan Wawancara Kerja: Apa yang Paling Cepat

Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak.

Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah duduk rapi di ruangan interview. Si Manager lalau mengajukan 1 pertanyaan: setahu Anda, apa yang bergerak paling cepat?

Kandidat I menjawab, "PIKIRAN. Dia muncul begitu saja di dalam kepala, tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. Tiba-tiba saja dia sudah ada. Pikiran adalah yang bergerak paling cepat yang saya tahu".

"Jawaban yang sangat bagus", sahut si Manager. "Kalau menurut Anda?", tanyanya ke kandidat II.

"Hm....KEJAPAN MATA! Datangnya tidak bisa diperkirakan, dan tanpa kita sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan mata adalah yang bergerak paling cepat kalau menurut saya"

"Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan 'sekejap mata' untuk menggambarkan betapa cepatnya sesuatu terjadi". Si manager berpaling ke kandidat III, yang kelihatan berpikir keras.

"NYALA LAMPU adalah yang tercepat yang saya ketahui", jawabnya, "Saya sering menyalakan saklar di dalam rumah dan lampu yang di taman depan langsung saat itu juga menyala"

Si manager terkesan dengan jawaban kandidat III. "Memang sulit mengalahkan kecepatan cahaya", pujinya.

Dilirik oleh sang manager, kandidat IV menjawab, "Sudah jelas bahwa yang paling cepat itu adalah MENCRET"

"APA???!!!", seru sang manager yang terkaget-kaget dengan jawaban yang tak terduga itu.

"Oh saya bisa menjelaskannya", kata si kandidat. "Dua hari lalu kan perut saya mendadak mules sekali. Cepat-cepat saya berlari ke toilet. Tapi sebelum saya sempat BERPIKIR, MENGEJAPKAN MATA atau MENYALAKAN LAMPU, saya sudah berak di celana"

Tentu saja kandidat terakhir yang diterima...

Aluminium Chlorhydraat Dalam Deodorants

Email forward lagi

Artikel ini saya terima dari seorang teman di Belanda, yang mendapatkannya dari seorang temannya yang masih kuliah dan bekerja di salah satu rumah sakit di Rotterdam/Belanda. Artikel ini saya terjemahkan dari bhs Belanda kedalam bhs. Indonesia, krn saya berpendapat, bahwa banyak orang di Indonesia perlu membaca ini.

Aluminium Chlorhydraat Dalam Deodorants

Aluminium Chlorhydraat, untuk selanjutnya saya singkat menjadi AC. AC terdapat dalam Nivea Deodorant sensitive without alcohol dan juga dalam Dove Deodorant Silk Dry (tutup emas), tidak didalam Dove fresh touch.

Baru2 ini saya menghadiri sebuah seminar tentang kanker payudara. Waktu session tanya-jawab, saya mengajukan pertanyaan ttg. mengapa bagian ketiak adalah tempat dimana paling sering perkembangan kanker payudara terjadi.

Waktu itu pertanyaan saya tidak bisa dijawab. Selang beberapa waktu, saya menerima pos, dimana ada keterangan/jawaban atas pertanyaan saya tsb. diatas. Keterangan atau jawaban tsb. ingin saya informasikan kepada anda semua.

Penyebab utama untuk kanker payudara adalah karena pemakaian produk2 ANTI-TRANSPIRANTEN (= anti keringat).

Kebanyakan produk yang ada dipasaran merupakan kombinasi dari anti-keringat dan deodorant.

Produk Deodorant sendiri tidak berbahaya.

Mohon periksa bahan2 apa saja yang tertera dikemasan produk2 deodorant anti-keringat anda dirumah! Bila mereka mengandung AC, SEGERA BUANGLAH, a.l. Rexona dan Dove Deodorant.

Coba menggunakan merk2 lain yang tidak mengandung bahan AC ini.

Alasannya adalah sederhana:

Hanya beberapa bagian dari tubuh kita yang dapat mengeleminasi zat2 racun, yaitu bag. belakang lutut, belakang kuping, diantara kaki dan ketiak. Zat2 racun ini dikeluarkan dalam bentuk keringat.

Produk2 anti-keringat mencegah keringat keluar. Dengan menggunakan deodorant anti-keringat, zat2 racun tadi tidak bisa dikeluarkan dari dalam tubuh, melainkan tertumpuk di kelenjar getah bening dibawah lengan.

Asal kanker payudara kebanyakan ditemukan di area bagian atas payudara.

Laki2 tidak sepeka wanita terhadap type penyakit ini. Meskipun laki2 menggunakan produk2 anti-keringat, bahan2 produk ini biasanya tinggal melekat dipermukaan ketiak dan tidak langsung masuk kedalam kulit.

Kaum wanita yang setelah mencukur rambut ketiak langsung menggunakan produk anti-keringat lebih banyak risikonya, karena lewat luka2 kecil yg mungkin terjadi akibat mencukur rambut ketiak tsb., bahan2 kimia yang ada dalam produk anti-keringat bisa lebih cepat masuk kedalam tubuh.

Tolong informasikan hal ini kepada semua laki2 dan perempuan yang anda kenal. Kanker payudara kian hari mencapai jumlah yang mengkhawatirkan. Kalau lewat email kita bisa menghindari sejumlah kejadian, maka kegiatan ini tidak pernah merupakan buang waktu!

Diterjemahkan oleh : Anggraini Wahjudi, Sidoarjo, 18 Maret 2008

Five Worst Cancer - Causing Foods

Hindari makanan2 ini… Lagi2 dari email forward

Five Worst Cancer - Causing Foods

There are some foods that people who are at high risk for developing cancer should definitely avoid. Generally, says natural health researcher Mike Adams, they should avoid foods that contain ingredients known to cause cancer, such as refined sugars and grains,hydrogenated oils, and nitrates. But which foods are the absolute worst?

The top five cancer-causing foods are:

1. Hot dogs

Because they are high in nitrates,the Cancer Prevention Coalition advises that children eat no more than 12 hot dogs a month. If you can't live without hot dogs, buy those made without sodium nitrate.

2. Processed meats and bacon

Also high in the same sodium nitrates found in hot dogs, bacon, and other processed meats raise the risk of heart disease. The saturated fat in bacon also contributes to cancer.

3. Doughnuts

Doughnuts are cancer-causing double trouble. First, they are made with white flour, sugar, and hydrogenated oils, then fried at high temperatures. Doughnuts, says Adams , may be the worst food you can possibly eat to raise your risk of cancer.

4. French fries

Like doughnuts, French fries are made with hydrogenated oils and then fried at high temperatures. They also contain cancer- causing acrylamides which occur during the frying process. They should be called cancer fries, not French fries, said Adams.

5. Chips, crackers, and cookies

All are usually made with white flour and sugar. Even the ones whose labels claim to be free of trans-fats generally contain small amounts of trans-fats.